Thursday, 8 October 2015

PAHAM KONSEP“ KAYA DENGAN SEDEKAH” DENGAN BERMAIN DHAKON/CONGKLAK


PAHAM KONSEP“ KAYA DENGAN SEDEKAH”
DENGAN
BERMAIN DHAKON/CONGKLAK
(THE MIRACLE OF SEDEKAH)
 

Hari minggu, waktunya bersantai dengan keluarga. Waktu yang tepat untuk bercengkrama dan bermain bersama keluarga. Untuk pertama kalinya kala itu, istri dan anak – anak mengajakku untuk bermain dhakon/congklak. Sudah cukup lama setelah lulus dari pendidikan sekolah dasar, aku tidak lagi memainkan permainan dhakon ini. Jadi butuh waktu, untuk belajar kembali bagaimana cara memainkan permainan dhakon/congklak ini.
Bagi yang belum tahu apa dan bagaimana bermain dhakon, rangkuman referensi terkait permainan dhakon/congklak berikut ini bisa menjadi bahan study untuk memahami serba serbi dhakon/congklak dan ikutan main dhakon/congklak juga.

Sejarah Dhakon
Dhakon yang dipercayai berasal dari dunia Afrika atau Arab, bergantung kepada teori mana yang anda percayai. Bagaimanapun, bukti tertua yang dijumpai oleh cari gali purba yang dibiayai oleh Persatuan National Geographic menjumpai kepingan batu kapur yang mempunyai dua liang selari bertarikh semenjak 5000 hingga 7000 SM di masa kini Jordan. Dari Timur Tengah, permainan ini tersebar ke Afrika. Kemudian dhakon tersebar ke Asia melalui pedagang-pedagang Arab. Di Asia Tenggara, dhakon atau congklak mungkin berkembang dari Malaka mengingat wilayah ini merupakan pusat perdagangan pada jaman dahulu. Nama congklak dipercayai berasal dari perkataan Bahasa Melayu "conglak" yang bermaksud pengiraan mental.

Permainan tradisional yang dimainkan oleh dua orang ini dikenal dengan berbagai macam nama di penjuru nusantara. Di daerah Jawa, permainan ini lebih dikenal dengan nama dhakon, dhakon atau dhakonan serta congklak. Selain itu di Lampung permainan ini lebih dikenal dengan nama dentuman lamban. Sedangkan di Sulawesi permainan ini disebut dengan Mokaotan, Maggaleceng, Aggalacang dan Nogarata. Dalam bahasa Inggris, permainan ini disebut Mancala.Beberapa ahli menyebutkan bahwa kata dhakon mungkin berasal dari kata “dhaku” yang diberi akhiran “-an” yang berarti “mengakui bahwa sesuatu itu adalah miliknya”. Dikutip dari http://www.anakbawangsolo.org/2015/02/dakon.html
papan dhakon dan biji dhakon

Alat dan Bahan
1. papan dhakon
2. biji – bijian /bijih dari bahan plastik (modern)

Papan dhakon adalah alat utama yang terbuat dari papan atau plastik, atau juga bisa kayu yang memiliki 16 lubang, masing-masing 7 lubang kecil di depan dan belakang dan 1 lubang besar di pojok kanan dan 1 lubang besar di pojok kiri yang dalam bahasa jawa disebut lumbung yang digunakan untuk menyimpan hasil perolehan biji yang kita dapatkan selama permainan.

Cara Bermain
Pada awal permainan setiap lobang kecil diisi dengan tujuh buah biji. Dua orang pemain yang berhadapan, dua orang pemain melakukan ping sut untuk mendapatkan urutan giliran dalam permainan.salah seorang yang memulai dapat memilih lobang yang akan diambil dan meletakkan satu ke lobang di sebelah kanannya dan seterusnya. Bila melewati lubang besar (lumbung) miliknya sendiri maka taruh satu biji di dalam lumbung tersebut namun bila melalui lumbung milik lawan maka tidak perlu menaruh biji disana. Bila biji habis di lobang kecil yang berisi biji lainnya, ia dapat mengambil biji-biji tersebut dan melanjutkan mengisi, bila habis di lobang besar miliknya maka ia dapat melanjutkan dengan memilih lobang kecil di sisinya. Bila habis di lubang kecil di sisinya maka ia berhenti dan mengambil seluruh biji di sisi yang berhadapan (dalam permainan disebut “nembak”). Tetapi bila berhenti di lobang kosong di sisi lawan maka ia berhenti dan tidak mendapatkan apa-apa.

Permainan dianggap selesai bila sudah tidak ada biji lagi yang dapat dimabil (seluruh biji ada di lobang besar kedua pemain). Pemenangnya adalah yang mendapatkan biji terbanyak.

Sederhana bukan???????????????????

Namun yang terpenting adalah dibalik kesederhanaan dan kesenangan dalam bermain dhakon ini, ternyata ada filusufi yang terkandung didalamnya.

Filusufi dan manfaat permainan dhakon/coklak yang umum telah di ketahui oleh masyarakat adalah adalah
  1. Sikap Sportif, dengan bermain congklak, kita dilatih untuk memberanikan diri bersikap sportif, jika tidak sportif, bisa saja kita memasukkan beberapa biji ke dalam satu lubang induk, atau berpura-pura tidak berhenti pada lubang kosong, dan lain-lain. memang permainan ini bersifat santai, tapi menang dalam permainan congklak menyenangkan juga bukan?
  2. Sikap Jujur, Jujur juga tidak jauh berbeda dengan sikap sportif, intinya permainan jujur dalam congklak akan membuat permainan semakin seru
  3. Strategi, dalam bermain congklak, tentunya kita tidak asal memainkan biji-biji tersebut. tetapi, kita dituntut untuk berpikir bagaimana caranya supaya kita bermain tidak cepat berhenti di lubang kosong, mengatur strategi bagaimana caranya kita dapat mengambil biji lawan dengan cepat, bagaimana caranya kita bisa menang dan bagaimana caranya agar kita tidak bermain kembali dengan kondisi ada lubang yang kurang
  4. Melepas Penat, Hiburan dan Rekreasi keluarga yang murah. tidak sedikit dari pelanggan saya yang memesan congklak untuk hadiah anaknya, untuk liburan bersama nenek, untuk mendekatkan diri dengan anaknya, keluarganya, sahabat, melepas penat saat kerja, mengisi waktu kosong, dan lain-lain. dari pada maen ke warnet gak jelas, atau daripada maen game elektronik yang berisi game tidak senonoh dan tidak mendidik biji
    Dikutip dari http://www.dakontasik.com/2014/04/permainan-tradisional-congklak-dakon.html

    Namun ada satu filusufi atau pelajaran yang baru saya pahami saat saya bermain dhakon/congklak bersama keluarga utamanya saat mengatur strategi permainan agar selalu menang. 

    Filusufi itu seperti halnya tertulis dalam judul tulisan ini. Apa dan bagaimana ? Ini ulasannya :
    Pengaturan strategi dalam permainan dhakon itu penting untuk memenangkan permainan. Utamanya penentuan lubang pertama yang akan kita pilih saat kita pertama kali akan memulai permainan. Try and error sering kali dilakukan untuk menentukan lubang mana yang pertama kali diambil saat langkah pertama dalam permainan dimulai. Try and error saya lakukan mulai dari lubang yang terjauh dari lumbung kita hingga lubang yang terdekat dari lumbung kita.

Dan ternyata hasil yang optimal adalah saat kita memulai permainan dengan mengambil biji dari lubang yang terdekat dari lumbung kita. Sehingga yang terjadi kita akan menyimpan 1 (satu) biji di lumbung kita sedangkan sisanya akan kita sebar secara merata di lubang lawan.

Langkah selanjutnya dilakukan mengikuti langkah pertama dan terus mengatur strategi agar kita lebih benyak menyebar biji di lubang lawan namun tetap bisa menyimpan satu biji di lumbung kita.

Hasil yang akan kita dapat adalah kemungkinan kita untuk berhenti di lubang lawan yang kosong menjadi lebih kecil. Hal ini karena kita telah secara rutin menyebar biji di lubang lawan.

Hasil berikutnya yang sering terjadi adalah kita akan berhenti di lubang kosong di area kita sendiri sehingga kemungkinan untuk melakukan “nembak” menjadi lebih besar. Sehingga probabilitas untuk menang menjadi lebih besar.

Dari ulasan strategi untuk menang dalam bermain dhakon itu secara tidak sengaja terlintas dalam pikiran saya bahwa strategi tersebut mengajarkan pada kita jika kita dapat memberikan manfaat sebanyak – banyaknya bagi orang lain maka kemungkinan kita untuk memperoleh balasan kebaikanpun menjadi lebih besar.
Pelajaran tersebut ternyata mirip dengan konsep sedekah. Dimana dalam dalam Islam kita dianjurkan untuk bersedekah mendermakan sebagian harta kita untuk orang lain yang tidak mampu seperti halnya kaum fakir miskin. Dan Allah SWT menjanjikan balasan yang berlipat ganda bagi yang suka bersedekah. Sebagaimana tercatum dalam Al—Baqarah ayat 261 sebagai berikut:
Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki dan Allah Mahaluas (karuniaNya) lagi Maha Mengetahui”


serta dalam hadist Rasulullah berikut :
Sesungguhnya sedekah seseorang walau hanya sesuap, akan dikembangbiakkan oleh-Nya seperti gunung, maka bersedekahlah.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Harta itu tidak akan kurang dengan disedekahkan.” (HR. Imam Muslim).

Dari Ali bin Abi Thalib r.a., Rasulullah saw. bersabda, “Segeralah bersedekah, sesungguhnya musibah tidak dapat melintasi (mendahului) sedekah.” (Razin, Misykât). Ali berkata: "Pancinglah rezeki dengan sedekah. “Setiap awal pagi saat matahari terbit, Allah menurunkan dua malaikat ke bumi. Lalu salah satu berkata, ‘Ya Allah, berilah karunia orang yang menginfakkan hartanya. Ganti kepada orang yang membelanjakan hartanya karena Allah’. Malaikat yang satu berkata, ‘Ya Allah, binasakanlah orang-orang yang bakhil.” (Muttafaq ‘Alaih dari Abu Hurairah). Dikutip dari http://www.alquran-syaamil.com/2013/01/alquran-dan-alhadits-tentang-keutamaan.html


dari uraian ayat suci Alqur'an dan hadist Rasulullah tersebut dapat kita simpulkan jika dengan bersedekah maka kita akan memperoleh balasan kebaikan yang melimpah salah satunya rezeki yang melimpah seperti halnya kekayaan.
Namun kadang kala untuk memahami konsep “kaya dengan sedekah” ini kita masih belum meyakini dengan sepenuh hati.

Maka dengan permainan dhakon/congklak kita bisa mendapatkan pemahaman tentang konsep “kaya dengan sedekah” dengan cara yang sederhana namun tepat.
Dengan permainan dhakon/congklak kita juga bisa menularkan pemahaman kita tentang konsep “kaya dengan sedekah” kepada anak – anak kita dengan mudah dan menyenangkan karena melalui metode permainan.

SELAMAT MENCOBAAAA.............?????!!!!!!!!!!













Thursday, 26 March 2015

Pentingnya Pengaplikasian Self Controlling Sytem for Consumen (SCSC) pada produk LPG dan BBM


Pentingnya Pengaplikasian
Self Controlling Sytem for Consumen (SCSC)
pada produk LPG dan BBM

Masyarakat Indonesia akhir – akhir ini selalu dibuat heboh dengan kebijakan pemerintah dalam penentuan praktek jual beli BBM dan LPG 3 Kg ataupun LPG 12 Kg kepada masyarakat. Kebijakan yang diambil sangat beragam mulai dari mekanisme pemasaran dan distribusinya hingga kebijakan mengenai harga jual produk BBM dan LPG kepada masyarakat. Awal tahun ini misalnya untuk BBM jenis Premium harga jualnya sudah tidak lagi disubsidi oleh Negara. Sehingga harga jual produk BBM jenis premium diserahkan sepenuhnya pada mekanisme pasar dan harga minyak bumi dunia. Akibatnya masyarakat akan memperoleh harga beli BBM jenis premium yang tidak tetap setiap bulannya tergantung dari pergerakan mekanisme pasar dan harga minya dunia.

Untuk produk LPG 3 Kg mulai bulan Juni 2015 nanti rencananya tidak akan disubsidi lagi bagi konsumen yang tidak masuk dalam kategori keluarga miskin dan pelaku usaha mikro. Sehingga harga LPG 3 Kg dipasaran akan sama dengan harga LPG 12 Kg yakni berkisar pada Rp. 42.000,- hingga Rp. 45.000,-. Sedangkan untuk keluarga miskin dan pelaku usaha mikro akan menerima subsidi langsung dengan sistem distribusi tertutup melalui kartu kendali. Sehingga keluarga miskin dan pelaku usaha mikro akan memperoleh LPG 3 Kg dengan harga subsidi dengan menunjukkan kepemilikan kartu kendali tersebut (http://bisnis.liputan6.com/read/2195564/pembelian-elpiji-3-kg-akan-diatur-memakai-kartu/).

Kebijakan ini tentunya diharapkan memberikan manfaat sebesar – besarnya bagi Negara dan masyarakat. Namun satu hal yang sering dilupakan oleh pemerintah adalah lupa merumuskan kebijakan dalam rangka melindungi hak konsumen sebagaimana diamanatkan dalam Undang -  Undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

Sehingga yang terjadi di masyarakat adalah ibaratnya sebagaimana pepatah “sudah jatuh tertimpa tangga pula”. Masyarakat Indonesia semakin sengsara saat harga – harga produk BBM Premium/lainnya dan LPG 3 Kg serta LPG 12 Kg ini mengalami kenaikan ditambah lagi ketidakberhasilan pemerintah dalam mengatasi secara total dan menyeluruh akan permasalahan banyaknya oknum yang berlaku curang dalam menjual produk – produk ini kepada masyarakat selaku konsumen. 

Konsumen BBM jenis Premium/lainnya semakin dibuat sengsara dengan harga BBM yang berubah – ubah dan cenderung mengalami kenaikan ditambah lagi oleh kecurangan oknum – oknum SPBU dalam mengisikan BBM kepada konsumen dengan cara pengisian BBM ke tanki bahan bakar konsumen tidak dengan menggunakan SOP yang telah ditentukan. Konsumen gas LPG 3 Kg dan LPG 12 Kg semakin dibuat sengsara oleh kenaikan harga dan kelangkaan LPG 3 Kg dan LPG 12 Kg akibat kecurangan distributor dan penjual LPG yang mengurangi volume gas netto LPG sebagaimana tertera pada tabung gas. Sehingga masyarakat yang menderita karena kenaikan  harga BBM Premium dan LPG 3 Kg dan LPG 12 KG dibuat merugi pula karena kuantitas produk yang mereka beli tidak sesuai dengan harga yang mereka bayar.

Dalam hal ini sebenarnya pemerintah telah melakukan banyak hal untuk mengatasi kecurangan oknum – oknum tersebut mulai dengan melakukan tera ulang, menyediakan media untuk complain hingga melakukan razia oleh pihak – pihak yang berwenang. Namun pelaksanaannya tidak menyeluruh dan tidak dilakukan setiap saat dan terus – menerus. Sehinngga kecurangan – kecurangan itu masih saja terjadi di masyarakat.

Hal ini karena pemerintah tidak merumuskan secara baik bagaimana pemerintah menciptakan system pengawasan bersama oleh pemerintah dan masyarakat selaku konsumen terhadap pendistribusian dan penjualan BBM dan LPG 3 Kg serta Lpg 12 Kg. Strategi yang telah dilakukan oleh pemerintah saat ini hanya sebatas menyediakan media Layanan Pengaduan Konsumen. Fakta di lapangan adalah tidak semua masyarakat/ konsumen bisa/mau mengakses layanan tersebut.


Seharusnya yang dilakukan pemerintah adalah merumuskan kebijakan dan strategi yang mampu “memaksa” masyarakat/ konsumen untuk turut berperan aktif dalam mengawasi pendistribusian dan penjualan produk – produk tersebut hingga pada pihak konsumen. Salah satunya yakni dengan mengaplikasikan Self Controlling Sytem for Consumen (SCSC). System ini bisa diterakan dengan mengaplikasikan alat ukur takar pada tabung tanki kendaraan bermotor dan alat ukur takar pada tabung LPG 3 Kg dan tabung LPG 12 KG. 


Sehingga dengan mengaplikasikan Self Controlling Sytem for Consumen (SCSC) ini kepada tanki bahan bakar kendaraan bermotor maka masyarakat selaku konsumen bisa mengetahui kesesuaian jumlah/volume BBM yang masuk kedalam tanki bahan bakar kendaraan dengan jumlah/volume BBM yang mereka beli. Pengaplikasian Self Controlling Sytem for Consumen (SCSC) pada tabung LPG akan membantu masyarakat dalam mengetahui dengan cepat akan kesesuaian volume gas LPG yang terisi dalam tabung LPG dengan tulisan volume netto gas LPG yang tertera pada tabung LPG.

Dengan demikian tujuan dari Undang -  Undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen bisa diwujudkan oleh pemerintah. Sebagaimana telah tertuang dalam Bab II Asas dan Tujuan pasa 3, perlindungan konsumen bertujuan
a. meningkatkan kesadaran, kemampuan dan kemandirian konsumen untuk  melindungi diri;
b.  mengangkat harkat dan martabat konsumen dengan cara menghindarkannya dari ekses negatif pemakaian barang dan/atau jasa;
c. meningkatkan pemberdayaan konsumen dalam memilih, menentukan dan menuntut hak haknya sebagai konsumen;
d.  menciptakan sistem perlindungan konsumen yang mengandung unsur kepastian hukum dan keterbukaan informasi serta akses untuk mendapatkan informasi;
e. menumbuhkan kesadaran pelaku usaha mengenai pentingnya perlindungan konsumen sehingga tumbuh sikap yang jujur dan bertanggung jawab dalam berusaha;
f.    meningkatkan kualitas barang dan/atau jasa yang menjamin kelangsungan usaha produksi barang dan/atau jasa, kesehatan, kenyamanan, keamanan, dan keselamatan konsumen
dengan terwujudnya tujuan dari Undang -  Undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen maka hak – hak dari konsumen bisa diperoleh oleh konsumen. Hak – hak konsumen sebagaimana tertuang dalam Undang - Undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen Bab III Bagian Pertama Hak dan Kewajiban Konsumen pasal 4 disebutkan bahwa Hak Konsumen adalah :
a.  hak atas kenyamanan, keamanan, dan keselamatan dalam mengkonsumsi barang dan/atau jasa;
b.  hak untuk memilih barang dan/atau jasa serta mendapatkan barang dan/atau jasa tersebut sesuai dengan nilai tukar dan kondisi serta jaminan yang dijanjikan;
c.   hak atas informasi yang benar, jelas, dan jujur mengenai kondisi dan jaminan barang dan/atau jasa;
d. hak untuk didengar pendapat dan keluhannya atas barang dan/atau jasa yang digunakan
e.  hak untuk mendapatkan advokasi, perlindungan, dan upaya penyelesaian sengketa perlindungan konsumen secara patut;
f.    hak untuk mendapat pembinaan dan pendidikan konsumen
g.  hak untuk diperlakukan atau dilayani secara benar dan jujur serta tidak diskriminatif
h. hak untuk mendapatkan kompensasi, ganti rugi dan/atau penggantian, apabila barang. dan/atau jasa yang diterima tidak sesuai dengan perjanjian atau tidak sebagaimana mestinya;
i.    hak-hak yang diatur dalam ketentuan peraturan perundang-undangan lainnya

Sebagai konsekuensi akhir dari penerapan Self Controlling Sytem for Consumen (SCSC) maka manfaat dari kebijakan pemerintah terkait produk BBM dan LPG 3 Kg serta LPG 12 Kg dapat dirasakan manfaatnya secara utuh oleh masyarakat dan pemerintah.

Monday, 16 February 2015

MOU MOBIL NASIONAL INDONESIA DENGAN PABRIKAN PROTON MALAYSIA AKAN MEMPERBURUK PERMASALAHAN KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA

MOU MOBIL NASIONAL INDONESIA DENGAN PABRIKAN PROTON MALAYSIA AKAN MEMPERBURUK PERMASALAHAN KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA

Di awal tahun 2015 Pemerintahan Jokowi kembali memberikan banyak kejutan bagi masyarakat Indonesia. Mulai dari penurunan kembali harga premium yang semula dinaikkan menjadi Rp. 8.700,- kini menjadi Rp. 6.700,- dan solar yang sebelumnya mengalami kenaikan harga Rp 8.500,- kini menjadi Rp. 6.500,-. Meskipun sayangnya penurunan kembali harga dua jenis BB mini tidak langsung serta merta diikuti oleh penurunan harga barang – barang lain terutama harga sembako dipasaran. Kejutan lainnya adalah bentrok antara KPK dengan Polri terkait rencana pelantikan calon Kapolri Budi Gunawan sebagai Kapolri yang sampai saat ini belum ditindaklanjuti secara tegas dan lugas oleh Pemerintahan Jokowi.

Kejutan lain yang tidak kalah menariknya adalah rencana kerja sama Pemerintahan Jokowi untuk mengadakan kerjasama pembuatan Mobil Nasional dengan pabrikan mobil Proton milik Negara tetangga kita yakni Malaysia. Program kerja sama pemerintah yang satu ini juga menuai banyak protes karena Pemerintahan Jokowi terkesan seperti lupa akan janjinya  untuk memajukan industry dalam negeri dengan memanfaatkan potensi SDA dan SDM yang ada dalam negeri sendiri.

mobil produksi Proton
Mobil Made In Proton




Secara gambaran kasar mobil nasional yang akan diproduksi oleh Pabrikan Proton nantinya secara teknologi masih hampir sama dengan pabrikan mobil lainnya yang telah beredar dipasaran. Yakni sama – sama menggunakan bahan bakar fosil. Dibandingkan dengan mobil – mobil modern yang dirancang oleh Putra – Putri Indonesia sendiri yang telah banyak menggunakan Bahan Bakar Listrik ataupun memakai system solar cell. Calon mobil nasional ini tidak banyak memberikan solusi terhadap permasalahan transportasi di Indonesia nantinya. Seperti halnya macet, polusi hingga permasalahan BBM.

Jika rencana kerjasama pengadaan mobil nasional ini terlaksana maka permasalahan transportasi di Indonesia akan semakain sulit dikendalikan. Bahkan akan muncul permasalahan baru yakni penurunan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia karena peningkatan Polusi udara dan Polusi suara di Indonesia.  

Padahal Sebagaimana hasil penilitian terbaru sebagaimana ditulis dalam artikel ilmiah di www.sciencenews.org/article/stoplights-are-hot-spots-airborne-pollution diungkapkan jika konsentrasi gas polutan 29 kali lebih tinggi di area saat lampu lalu lintas merah. Karena disaat tersebut semua kendaraan berkumpul secara bersama – sama dalam kondisi mesin kendaraan menyala, menunggu lampu lalu lintas menjadi hijau yang berarti kendaraan diperbolehkan untuk melanjutkan perjalanan. Meskipun lamanya mereka menunggu tidak lebih dari 15 menit.

Sekarang kita bayangkan berapa kali lipat lagi kenaikan konsentrasi polutan di area dimana kemacetan yang biasa terjadi di kota – kota besar seperti halnya di Jakarta, Bogor, Bandung dan Surabaya misalnya. Kita bayangkan berapa ppm gas polutan yang terpapar kepada tubuh kita saat kemacetan terjadi. Dan pada akhirnya akan meningkatkan permasalahan kesehatan kita berlipat – lipat seperti peningkatan resiko penyakit paru – paru, kanker, penyakit pernafasan dan penyakit lain yang disebabkan oleh emisi gas buangan dan radikal bebas dari polusi kendaraan serta peningkatan tingkat stress masyarakat Indonesia karena peningkatan polusi suara akibat kebisingan yang terjadi.

Sehingga jika rencana kerjasama ini terlaksana dengan hanya ditinjau dari segi pembicaraan bisnis to bisnis tanpa ditinjau secara detail dan mendalam dari segala aspek maka masyarakat Indonesia akan menghadapi permasalahan kesehatan lingkungan yang serius.
mobil litrik karya Putra _ Putri Indonesia


Tentunya akan lebih bijak dan lebih smart bagi Pemerintahan Jokowi untuk mengembangkan potensi baik SDA dan SDM serta teknologi dalam negeri sendiri dalam meningkatkan industry dalam negeri daripada rencana pembuatan mobil nasional dengan pabrikan Proton Malaysia. Dan akan menjadi sangat nista jika Presiden Jokowi melakukan pertemuan bilateral dengan Negara Malaysia hanya sekedar membicarakan kegiatan bisnis to bisnis antara Perusahaan PT Adiperkasa Citra Lestari (ACL) dan pabrikan Proton

Friday, 6 February 2015

PANEL SURYA TERBAIK UNTUK DIAPLIKASIKAN DI RUMAH TANGGA


PANEL SURYA TERBAIK UNTUK DIAPLIKASIKAN DI RUMAH TANGGA

Panel surya yang diaplikasikan di rumah tangga pada umumnya digunakan untuk menekan biaya tagihan listrik. Sistem aplikasinya sebagai suplemen/tambahan bagi energi listrik yang kita beli/pakai dari pembangkit listrik local seperti PLN. 

Bagian terpenting dari panel surya adalah sel surya. Sel surya terbuat dari bahan yang umumnya disebut photovoltaic materials yang berfungsi mengadsorbsi energy cahaya dari sinar matahari yang selanjutnya digunakan untuk mengeksitasi electron dari  photovoltaic materials ini. Energy yang dihasilkan dari proses eksitasi inilah yang kemudian menghasilkan arus listrik yang bisa disimpan dalam media lain semacam battery yang kemudian bisa dimanfaatkan untuk mengoperasikan peralatan elektrik dalam rumah tangga.

Jika kita ingin mengaplikasikan panel surya di rumah kita, ini adalah peringkat tiga teratas dari jenis panel surya yang direkomendasikan sebagaimana dalam artikel pada web http://www.livescience.com/41747-best-solar-panels.html :

KYOCERA KD315GX-LPB
Panel surya jenis ini menempati peringkat teratas karena tingkat solar efisensinya yang terbaik. Solar efisiensi merupakan satuan yang digunakan untuk menyatakan banyaknya jumlah energy yang bisa dikonversikan dari sinar matahari per unit luas permukaan dari panel surya. Selain itu panel surya ini tahan lama dan berani memberikan garansi komplit selama lima tahun penggunaan. Perusahaan yang memproduksi panel surya ini menjamin jika panel surya ini masih mampu menghasilkan kinerja sebesar 80% saat panel surya ini telah digunakan selama 20 tahun.

Panel surya ini mampu menahan tekanan hingga 113 pounds per square foot of pressure dari es atau salju diatasnya dan mampu menahan terpaan salju hingga kecepatan 51 mph. Panel surya Kyocera ini penanganan dan pemeliharaannya sangat mudah cukup menggunakan air dan detergent untuk membersihkannya dan hanya perlu dicek kinerjanya setahun sekali.

CANADIAN SOLAR CS6X-305M
Panel surya pabrikan Kanada ini menempati peringkat kedua teratas dari panel surya yang paling direkomendasikan. Panel surya ini direkomendasikan karena tenaga, daya tahannya dan tampilan luarnya yang menarik. Tingkat solar efisiensi dari panel ini mencapai 15.9 persen (sedikit dibawah dari panel surya sebelumnya).

Panel surya ini mampu menahan salju  hingga  113 pounds per square foot. Serta memberikan garansi pada tenaga keluarannya sebesar 95 persen setelah penggunaan satu tahun dan 80 persen setelah digunakan selama 25 tahun. Panel surya ini didesain agar memilii kemampuan self-washing (artinya air hujan dapan dengan mudah membersihkan kotoran yang menempel pada pada panel surya). Namun si pemilik disarankan juga untuk menggunakan spons dan air sabun untuk membersihkan kotoran yang lebih kecil ukurannya. Perusahaan produsen panel surya ini memberikan garansi 10 tahun untuk bahan dan perbaikan.

Yang terakhir adalah panel surya jenis GRAPE SOLAR 390W
Panel sura jenis ini kebanyakan diproduksi di Asia tetapi diasembling di Amerika Serikat. Panel surya ini memiliki tingkat solar efisiensi sebesar 15.21 dan mampu menahan salju seberat 50 pounds per square foot. Garansi energy keluaran yang diberikan adalah sebesar 90 persen untuk penggunaan selama 10 tahun dan 80 persen saat penggunaan mencapai 25 tahun.

         Panel surya ini dapat dibersihkan hanya dengan air saja tanpa harus diberi sabun. Yang terpentinga adalah pelayanan konsumennya adalah yang terbaik dari pabrikan panel surya lainnya.

Thursday, 5 February 2015

PENTINGNYA MANAJEMENT KONTROL TERHADAP KUALITAS AIR SUMUR PEMUKIMAN DI AREA PERUMAHAN KABUPATEN SAMPANG SEBAGAI BENTUK PELAYANAN KEPADA MASYARAKAT DALAM UPAYA PENINGKATAN KESEHATAN MASYARAKAT SAMPANG

PENTINGNYA MANAJEMENT KONTROL TERHADAP KUALITAS AIR SUMUR PEMUKIMAN DI AREA PERUMAHAN KABUPATEN SAMPANG SEBAGAI BENTUK PELAYANAN KEPADA MASYARAKAT DALAM UPAYA PENINGKATAN KESEHATAN MASYARAKAT SAMPANG





Kabupaten Sampang sama halnya dengan 3 kabupaten lainnya di Pulau Madura, sedang aktif melakukan pembangunan di segala sektor baik yang dilakukan oleh pihak pemerintah ataupun oleh pihak swasta. Hal ini merupakan dampak positif pembangunan Jembatan Suramadu. Jembatan Suramadu mampu mempermudah akses transportasi antara daerah kabupaten di P. Madura dan daerah – daerah lain di luar Pulau Madura khususnya Pulau Jawa sebagai pusat kebanyakan kegiatan industry di Indonesia.

Salah satu indikator maraknya kegiatan pembangunan di Kabupaten Sampang adalah semakin maraknya pembangunan area perumahan yang dikelola oleh swasta maupun yang bekerjasama dengan pemerintah daerah di Kabupaten Sampang. Pembangunan area perumahan ini tentunya memiliki dampak positif bagi pihak pengelola, masyarakat maupun bagi Pemerintah Kabupaten Sampang. Diatara dampak positif itu adalah
  1.  Memudahkan pemenuhan kebutuhan pemukiman/kepemilikan rumah pribadi bagi masyarakat dengan tingkat penghasilan menengah hingga tingkat penghasilan tinggi
  2. Membuka kesempatan lahan usaha baru bagi masyarakat di sektor perdagangan barang dan jasa bagi semua kalangan masyarakat
  3. Menciptakan pangsa pasar baru bagi pelaku usaha perdagangan barang dan jasa
  4. Sebagai pionir yang efektif dan effisen untuk menciptakan akses jalan baru bagi masyarakat dan pemerintah

Selain memberikan dampak positif, pembangunan area perumahan juga memberikan dampak negative bagi masyarakat dan lingkungan diantaranya adalah
  1.  Mempersempit lahan pertanian
  2.  Meningkatkan perilaku pekat (penyakit masyarakat) sebagai hasil penyalahgunaan pemilikan rumah oleh konsumen
  3. Mengurangi area serapan air hujan
  4. Meningkatkan presentasi kemungkinan terjadinya tindak kriminal sebagai hasil dari system manajemen pengamanan area perumahan yang kurang baik oleh pihak pengembang
  5.  Menambah beban pemerintah dalam kewajibannya melaksanakan pelayanan kepada masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat utamanya pemenuhan fasilitas air bersih untuk keperluan air minum dan MCK bagi penghuni perumahan

Pada artikel kali ini pembahasan dikhususkan pada topik terkait dampak negative pada poin terakhir paparan diatas.

Salah satu permasalahan yang muncul di Kabupaten Sampang adalah maraknya pembangunan area perumahan oleh pelaku bisnis real estate namun tidak dilengkapi oleh fasilitas air yang pasti seperti halnya fasilitas air dari PDAM atau perumahan yang telah dilengkapi oleh fasilitas air PDAM namun belum bisa dimanfaatkan secara optimum. Sehingga sebagai alternative pemenuhan kebutuhan air untuk kebutuhan MCK dilakukan dengan pembuatan sumur – sumur serapan baik yang dibuat secara swadaya oleh pemilik rumah/konsumen perumahan ataupun oleh pihak pengembang perumahan.

        Sehingga permasalahan yang akan /telah terjadi adalah buruknya kualitas air sumur serapan yang ada di setiap unit rumah pada area perumahan. Fakta yang terjadi di area perumahan adalah
  1.  Dalam satu blok terdapat 5 – 10 unit rumah yang terletak berdempetan
  2. Setiap unti rumah memiliki satu sumur serapan dan satu septic tank
  3. Jarak antara sumur serapan dengan septic tank rumah tangga rata – rata hanya berkisar antara 10 – 20 meter. 
  4.  Sehingga dalam satu blok terdapat 5 – 10 unit sumur serapan dan juga 5 – 10 unit septic tank
          Akumulasi septic tank dan sumur serapan yang banyak dalam satu blok di area perumahan dengan jarak yang saling berdekatan bisa menjadi indikator masalah baru bagi kesehatan masyarakat yang bermukim di perumahan. Permasalahan kesehatan yang akan muncul salah satunya adalah peningkatan kasus diare bagi warga perumahan.

Oleh karena itu penting bagi Pemerintah Kabupaten Sampang untuk melakukan managemen kontrol kulaitas air sumur di pemukiman warga area perumahan. Hal ini penting dilakukan sebagai upaya pencegahan terhadap permasalahan kesehatan yang akan muncul kemudian. Langkah – langkah konkrit yang bisa dilakukan adalah
  1. Melakukan kontrol kualitas air sumur di area perumahan; hal ini bisa dilakukan melalui teknik sampling dalam periodic tertentu oleh Badan Lingkungan Hidup
  2. Melakukan sosialisasi perilaku sehat bagi warga di area perumahan melalui Dinas Kesehatan
  3. Menyalurkan bantuan alat filter air sumur bagi warga perumahan sebagai upaya alternative yang bisa dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Sampang guna menjamin masyarakatnya memenuhi kebutuhan air bersih untuk keperluan MCK
  4.  Melakukan penekanan bagi pengembang perumahan untuk bisa memfasilitasi konsumen/ warga perumahan dalam memperoleh kebutuah air bersih untuk keperluan MCK
  5.  Memacu kinerja Perusahaan Daerah PDAM Trunojoyo Sampang untuk bisa memenuhi kebutuhan masyrakat Sampang akan air bersih

Tindakan ini penting untuk dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Sampang guna MENCIPTAKAN MASYARAKAT YANG KUAT sebagaimana tertuang dalam VISI Pemerintah Kabupaten Sampang “TERWUJUDNYA BIROKRASI SEHAT, MASYARAKAT KUAT, DAN LINGKUNGAN BERSAHABAT DEMI TERCAPAINYA KABUPATEN SAMPANG YANG BERMARTABAT”


Tuesday, 3 February 2015

MINUMAN DENGAN PEMANIS TAMBAHAN BERPENGARUH PADA MASA AWAL PUBERTAS SEORANG GADIS


MINUMAN DENGAN PEMANIS TAMBAHAN BERPENGARUH PADA MASA AWAL PUBERTAS SEORANG GADIS

Dekade ini, perilaku kesehatan manusia mengalami banyak perubahan. Perkembangan teknologi menjadi penyebabnya. Diantaranya periode menstruasi/ masa pubertas yang lebih awal bagi remaja wanita zaman sekarang dibandingkan periode menstruasi remaja wanita disaat teknologi belum begitu berkembeng dengan pesat. Kematangan remaja wanita saat ini yang lebih awal dikaitkan dengan beberapa hal diantaranya perkembangan pergaulan dan pendewasaan dini dikarenakan pensajian informasi yang begitu cepat karena perkembangan teknologi informasi yang begitu cepat. Baik melalui media telivisi maupun media internet.

Namun penelitian terbaru, juga menunjukkan jika teknologi pembuatan dan penyajian makanan junkfood juga mempengaruhi hal tersebut. Penelitian terakhir menyimpulkan jika gadis yang sering mengkonsumsi minuman soda atau minuman cepat saji dengan bahan tambahan gula/ pemanis buatan tambahan akan mengalami periode menstruasi lebih awal dibandingkan gadis yang tidak suka mengkonsumsi minuman soda atau minuman cepat saji dengan bahan tambahan gula/ pemanis buatan tambahan.

Penelitian ini melibatkan lebih dari 5.500 US gadis usia 9 sampai 14 tahun yang belum memiliki periode pertama mereka di awal studi. Peneliti mengajukan pertanyaan tentang diet gadis mereka, termasuk seberapa sering mereka mengkonsumsi soda dan minuman manis lainnya (seperti minuman buah dan es teh), dan dilacak gadis-gadis selama lima tahun (1996-2001). Gadis yang minum lebih dari 1,5 porsi minuman manis setiap hari mulai periode menstruasi mereka hampir tiga bulan lebih awal dari mereka yang mengonsumsi dua atau lebih sedikit minuman manis per minggu, studi ini menemukan.

Para peneliti mencatat bahwa makan makanan (seperti soda) yang cepat menaikkan kadar gula darah seseorang mengakibatkan peningkatan kadar hormon insulin. Hal ini mungkin, pada gilirannya, mempengaruhi tingkat hormon seks, yang akan mempengaruhi menstruasi.

Fenomena gadis yang memasuki masa pubertas lebih awal, menurut penelitian juga mempengaruhi kualitas kesehatan mereka. Para peniliti mengatakan bahwa gadis yang satu tahun lebih awal memasuki masa pubertas/menstruasi memiliki 5 persen lebih tinggi beresiko mengalami kanker payudara.

Penelitian ini telah diterbitkan dalam jurnal Human Reproduction pada tanggal 27 Januari 2015 dan dalam http://www.livescience.com/49601-sugary-drinks-early-menstrual-cycle.html.