Showing posts with label government. Show all posts
Showing posts with label government. Show all posts

Monday, 16 February 2015

MOU MOBIL NASIONAL INDONESIA DENGAN PABRIKAN PROTON MALAYSIA AKAN MEMPERBURUK PERMASALAHAN KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA

MOU MOBIL NASIONAL INDONESIA DENGAN PABRIKAN PROTON MALAYSIA AKAN MEMPERBURUK PERMASALAHAN KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA

Di awal tahun 2015 Pemerintahan Jokowi kembali memberikan banyak kejutan bagi masyarakat Indonesia. Mulai dari penurunan kembali harga premium yang semula dinaikkan menjadi Rp. 8.700,- kini menjadi Rp. 6.700,- dan solar yang sebelumnya mengalami kenaikan harga Rp 8.500,- kini menjadi Rp. 6.500,-. Meskipun sayangnya penurunan kembali harga dua jenis BB mini tidak langsung serta merta diikuti oleh penurunan harga barang – barang lain terutama harga sembako dipasaran. Kejutan lainnya adalah bentrok antara KPK dengan Polri terkait rencana pelantikan calon Kapolri Budi Gunawan sebagai Kapolri yang sampai saat ini belum ditindaklanjuti secara tegas dan lugas oleh Pemerintahan Jokowi.

Kejutan lain yang tidak kalah menariknya adalah rencana kerja sama Pemerintahan Jokowi untuk mengadakan kerjasama pembuatan Mobil Nasional dengan pabrikan mobil Proton milik Negara tetangga kita yakni Malaysia. Program kerja sama pemerintah yang satu ini juga menuai banyak protes karena Pemerintahan Jokowi terkesan seperti lupa akan janjinya  untuk memajukan industry dalam negeri dengan memanfaatkan potensi SDA dan SDM yang ada dalam negeri sendiri.

mobil produksi Proton
Mobil Made In Proton




Secara gambaran kasar mobil nasional yang akan diproduksi oleh Pabrikan Proton nantinya secara teknologi masih hampir sama dengan pabrikan mobil lainnya yang telah beredar dipasaran. Yakni sama – sama menggunakan bahan bakar fosil. Dibandingkan dengan mobil – mobil modern yang dirancang oleh Putra – Putri Indonesia sendiri yang telah banyak menggunakan Bahan Bakar Listrik ataupun memakai system solar cell. Calon mobil nasional ini tidak banyak memberikan solusi terhadap permasalahan transportasi di Indonesia nantinya. Seperti halnya macet, polusi hingga permasalahan BBM.

Jika rencana kerjasama pengadaan mobil nasional ini terlaksana maka permasalahan transportasi di Indonesia akan semakain sulit dikendalikan. Bahkan akan muncul permasalahan baru yakni penurunan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia karena peningkatan Polusi udara dan Polusi suara di Indonesia.  

Padahal Sebagaimana hasil penilitian terbaru sebagaimana ditulis dalam artikel ilmiah di www.sciencenews.org/article/stoplights-are-hot-spots-airborne-pollution diungkapkan jika konsentrasi gas polutan 29 kali lebih tinggi di area saat lampu lalu lintas merah. Karena disaat tersebut semua kendaraan berkumpul secara bersama – sama dalam kondisi mesin kendaraan menyala, menunggu lampu lalu lintas menjadi hijau yang berarti kendaraan diperbolehkan untuk melanjutkan perjalanan. Meskipun lamanya mereka menunggu tidak lebih dari 15 menit.

Sekarang kita bayangkan berapa kali lipat lagi kenaikan konsentrasi polutan di area dimana kemacetan yang biasa terjadi di kota – kota besar seperti halnya di Jakarta, Bogor, Bandung dan Surabaya misalnya. Kita bayangkan berapa ppm gas polutan yang terpapar kepada tubuh kita saat kemacetan terjadi. Dan pada akhirnya akan meningkatkan permasalahan kesehatan kita berlipat – lipat seperti peningkatan resiko penyakit paru – paru, kanker, penyakit pernafasan dan penyakit lain yang disebabkan oleh emisi gas buangan dan radikal bebas dari polusi kendaraan serta peningkatan tingkat stress masyarakat Indonesia karena peningkatan polusi suara akibat kebisingan yang terjadi.

Sehingga jika rencana kerjasama ini terlaksana dengan hanya ditinjau dari segi pembicaraan bisnis to bisnis tanpa ditinjau secara detail dan mendalam dari segala aspek maka masyarakat Indonesia akan menghadapi permasalahan kesehatan lingkungan yang serius.
mobil litrik karya Putra _ Putri Indonesia


Tentunya akan lebih bijak dan lebih smart bagi Pemerintahan Jokowi untuk mengembangkan potensi baik SDA dan SDM serta teknologi dalam negeri sendiri dalam meningkatkan industry dalam negeri daripada rencana pembuatan mobil nasional dengan pabrikan Proton Malaysia. Dan akan menjadi sangat nista jika Presiden Jokowi melakukan pertemuan bilateral dengan Negara Malaysia hanya sekedar membicarakan kegiatan bisnis to bisnis antara Perusahaan PT Adiperkasa Citra Lestari (ACL) dan pabrikan Proton

Thursday, 5 February 2015

PENTINGNYA MANAJEMENT KONTROL TERHADAP KUALITAS AIR SUMUR PEMUKIMAN DI AREA PERUMAHAN KABUPATEN SAMPANG SEBAGAI BENTUK PELAYANAN KEPADA MASYARAKAT DALAM UPAYA PENINGKATAN KESEHATAN MASYARAKAT SAMPANG

PENTINGNYA MANAJEMENT KONTROL TERHADAP KUALITAS AIR SUMUR PEMUKIMAN DI AREA PERUMAHAN KABUPATEN SAMPANG SEBAGAI BENTUK PELAYANAN KEPADA MASYARAKAT DALAM UPAYA PENINGKATAN KESEHATAN MASYARAKAT SAMPANG





Kabupaten Sampang sama halnya dengan 3 kabupaten lainnya di Pulau Madura, sedang aktif melakukan pembangunan di segala sektor baik yang dilakukan oleh pihak pemerintah ataupun oleh pihak swasta. Hal ini merupakan dampak positif pembangunan Jembatan Suramadu. Jembatan Suramadu mampu mempermudah akses transportasi antara daerah kabupaten di P. Madura dan daerah – daerah lain di luar Pulau Madura khususnya Pulau Jawa sebagai pusat kebanyakan kegiatan industry di Indonesia.

Salah satu indikator maraknya kegiatan pembangunan di Kabupaten Sampang adalah semakin maraknya pembangunan area perumahan yang dikelola oleh swasta maupun yang bekerjasama dengan pemerintah daerah di Kabupaten Sampang. Pembangunan area perumahan ini tentunya memiliki dampak positif bagi pihak pengelola, masyarakat maupun bagi Pemerintah Kabupaten Sampang. Diatara dampak positif itu adalah
  1.  Memudahkan pemenuhan kebutuhan pemukiman/kepemilikan rumah pribadi bagi masyarakat dengan tingkat penghasilan menengah hingga tingkat penghasilan tinggi
  2. Membuka kesempatan lahan usaha baru bagi masyarakat di sektor perdagangan barang dan jasa bagi semua kalangan masyarakat
  3. Menciptakan pangsa pasar baru bagi pelaku usaha perdagangan barang dan jasa
  4. Sebagai pionir yang efektif dan effisen untuk menciptakan akses jalan baru bagi masyarakat dan pemerintah

Selain memberikan dampak positif, pembangunan area perumahan juga memberikan dampak negative bagi masyarakat dan lingkungan diantaranya adalah
  1.  Mempersempit lahan pertanian
  2.  Meningkatkan perilaku pekat (penyakit masyarakat) sebagai hasil penyalahgunaan pemilikan rumah oleh konsumen
  3. Mengurangi area serapan air hujan
  4. Meningkatkan presentasi kemungkinan terjadinya tindak kriminal sebagai hasil dari system manajemen pengamanan area perumahan yang kurang baik oleh pihak pengembang
  5.  Menambah beban pemerintah dalam kewajibannya melaksanakan pelayanan kepada masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat utamanya pemenuhan fasilitas air bersih untuk keperluan air minum dan MCK bagi penghuni perumahan

Pada artikel kali ini pembahasan dikhususkan pada topik terkait dampak negative pada poin terakhir paparan diatas.

Salah satu permasalahan yang muncul di Kabupaten Sampang adalah maraknya pembangunan area perumahan oleh pelaku bisnis real estate namun tidak dilengkapi oleh fasilitas air yang pasti seperti halnya fasilitas air dari PDAM atau perumahan yang telah dilengkapi oleh fasilitas air PDAM namun belum bisa dimanfaatkan secara optimum. Sehingga sebagai alternative pemenuhan kebutuhan air untuk kebutuhan MCK dilakukan dengan pembuatan sumur – sumur serapan baik yang dibuat secara swadaya oleh pemilik rumah/konsumen perumahan ataupun oleh pihak pengembang perumahan.

        Sehingga permasalahan yang akan /telah terjadi adalah buruknya kualitas air sumur serapan yang ada di setiap unit rumah pada area perumahan. Fakta yang terjadi di area perumahan adalah
  1.  Dalam satu blok terdapat 5 – 10 unit rumah yang terletak berdempetan
  2. Setiap unti rumah memiliki satu sumur serapan dan satu septic tank
  3. Jarak antara sumur serapan dengan septic tank rumah tangga rata – rata hanya berkisar antara 10 – 20 meter. 
  4.  Sehingga dalam satu blok terdapat 5 – 10 unit sumur serapan dan juga 5 – 10 unit septic tank
          Akumulasi septic tank dan sumur serapan yang banyak dalam satu blok di area perumahan dengan jarak yang saling berdekatan bisa menjadi indikator masalah baru bagi kesehatan masyarakat yang bermukim di perumahan. Permasalahan kesehatan yang akan muncul salah satunya adalah peningkatan kasus diare bagi warga perumahan.

Oleh karena itu penting bagi Pemerintah Kabupaten Sampang untuk melakukan managemen kontrol kulaitas air sumur di pemukiman warga area perumahan. Hal ini penting dilakukan sebagai upaya pencegahan terhadap permasalahan kesehatan yang akan muncul kemudian. Langkah – langkah konkrit yang bisa dilakukan adalah
  1. Melakukan kontrol kualitas air sumur di area perumahan; hal ini bisa dilakukan melalui teknik sampling dalam periodic tertentu oleh Badan Lingkungan Hidup
  2. Melakukan sosialisasi perilaku sehat bagi warga di area perumahan melalui Dinas Kesehatan
  3. Menyalurkan bantuan alat filter air sumur bagi warga perumahan sebagai upaya alternative yang bisa dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Sampang guna menjamin masyarakatnya memenuhi kebutuhan air bersih untuk keperluan MCK
  4.  Melakukan penekanan bagi pengembang perumahan untuk bisa memfasilitasi konsumen/ warga perumahan dalam memperoleh kebutuah air bersih untuk keperluan MCK
  5.  Memacu kinerja Perusahaan Daerah PDAM Trunojoyo Sampang untuk bisa memenuhi kebutuhan masyrakat Sampang akan air bersih

Tindakan ini penting untuk dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Sampang guna MENCIPTAKAN MASYARAKAT YANG KUAT sebagaimana tertuang dalam VISI Pemerintah Kabupaten Sampang “TERWUJUDNYA BIROKRASI SEHAT, MASYARAKAT KUAT, DAN LINGKUNGAN BERSAHABAT DEMI TERCAPAINYA KABUPATEN SAMPANG YANG BERMARTABAT”


Wednesday, 15 January 2014

SINGA VS CICAK


      SINGA   VS     CICAK

Singa dan cicak bukan merupakan makhluk yang asing bagi kita. Dalam tulisan ini persandingan singa dan cicak bukan maksud untuk mengadu keduanya dalam hal laga fisik karena pasti secara ukuran fisik dan kekuatan kedua hewan tersebut tidak seimbang. Namun lebih untuk mengambil hikmah dari perilaku kedua hewan ini. 

Singa merupakan hewan yang kuat secara fisik. Sering dalam kisah dongeng, singa digambarkan sebagai raja rimba. Bahkan oleh Nabi Muhammad Rasulullah SAW, nama singa digunakan sebagai perumpamaan bagi seorang sahabat Rasul (Hamzah bin Abdul Mutthallib) untuk menggambarkan keberaniannya dalam berperang di jalan ALLAH dan RasulNya. Lebih tepatnya Rasulullah SAW menyebut sahabat yang satu ini sebagai “Singa Allah”. Pertanyaannya sekarang kenapa Rasulullah tidak menggunakan nama hewan lain sebagai perumpamaan, macan atau monyet misalnya apalagi cicak?


Seperti kita telah ketahui bersama, singa merupakan hewan yang hidup berkelompok – kelompok. Setiap satu kelompok dipimpin oleh satu singa jantan (sang Raja Singa). Sang raja singa inilah yang nantinya mengatur kelompoknya dalam memenuhi keberlangsungan hidup kelompok itu sendiri. Dalam hal berburu maupun mempertahankan kelompoknya dari serangan hewan lain, Sang Raja Singa akan dengan gagah berani berada pada barisan terdepan untuk mengambil peran terpenting dalam kelompoknya. Sedangkan barisan pengikutnya akan dengan setia memberikan dukungan dibelakang Sang Raja Singa. Saat berhasil mendapatkan buruannya maka singa akan sangat kooperatif untuk menyantapnya secara bersama – sama. Sisi lain dari singa adalah insting pemilihan pemimpin atau sang raja singa yang cukup fair. Yakni, dengan melalui pertarungan terbuka antar singa jantan yang mencalonkan dirinya sebagai raja singa tanpa ada campur tangan anggota yang lain untuk mendukung salah satu kandidat. Serta bagi calon yang kalah dalam pertarungan akan sangat lapang dada mengakui keunggulan rivalnya serta dengan sikap yang jantan untuk meninggalkan kelompok yang diperebutkannya.

Bagaimana dengan cicak? Cerita cicak pun tak menariknya dengan singa. Cicak sangat terkenal dengan kemampuannya untuk melakukan amputasi diri terhadap ekornya sendiri saat dirinya dalam kondisi terdesak oleh bahaya. Kemampuan ini sering kita kenal dengan istilah mimikri. Sisi lainnya, cicak bukan termasuk hewan yang hidup dalam berkelompok bahkan cicak termasuk hewan yang persaingan antar sesamanya cenderung tinggi. Cicak akan sangat mudah bertarung dengan sesamanya hanya demi memperebutkan seekor nyamuk atau serangga sebagai santapan.

Setelah memahami kedua hewan ini maka kita dapat menyimpulkan potensi dari masing – masing hewan ini (singa dan cicak). Secara singkat singa dapat digambarkan sebagai makhluk yang memiliki keberanian, kepemimpinan yang baik, adil dan demokratis serta mampu bersikap kesatria. Sedangkan cicak dapat digambarkan sebagai makhluk individualis serta yang paling menonjol adalah keberanian cicak mengorbankan bagian tubuhnya (ekor) hanya untuk melindungi bagian tubuh lainnya seperti kepala dan kaki tangannya.

Hal yang terpenting adalah bagaimana kita mengambil pelajaran dan hikmah dari kedua makhluk ini untuk dimanfaatkan dalam kehidupan kita sebagai makhluk sosial. Sebagaimana firman ALLAH SWT bahwa dalam setiap ciptaanNYA mengandung banyak manfaat bagi manusia, tentunya bagi mereka yang dapat mengambil pelajaran. Hikmah utama yang harus kita ambil adalah bagaimana kita menjadikan potensi – potensi yang ada dalam diri singa Sang Raja Rimba untuk kita miliki saat kita menjadi seorang pemimpin atau memilih seorang pemimpin. Jiwa dan kemampuan seekor singa merupakan modal dasar yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin. 

Seorang pemimpin harus memiliki keberanian memperjuangkan dan melindungi kelompoknya sebagaimana Sang Raja Singa yang selalu berada pada garis terdepan dalam setiap pertarungan guna memperjuangkan kelangsungan hidup kelompoknya.

   Seorang pemimpin harus mampu memanage anggotanya disesuaikan dengan kemampuan dan    pengetahuan dari setiap anggotanya guna keberlangsungan kelompoknya

          Seorang pemimpin harus memperlakukan setiap anggotanya secara adil

     Seorang pemimpin juga harus memberikan kesempatan bagi generasi mudanya yang ingin berkarya maupun untuk unjuk kebolehan menggantikan posisinya sebagai seorang pemimpin tentunya dengan cara – cara yang fair sebagaimana pertarungan antar calon raja singa dalam memperebutkan posisi sebagai Sang Raja Singa

    Seorang pemimpin harus kesatria dan lapang dada serta menghargai keunggulan anggota maupun rivalnya baik dalam hal kecerdasan, berpendapat maupun dalam hal pertarungan.

Sehingga dengan kompetensi dasar sebagaimana tersebut maka seeorang pemimpin akan dihormati dan dihargai baik saat masih menjabat sebagai pemimpin maupun saat setelah lengser dari jabatannya.

Sedangkan sifat – sifat yang ada dalam diri cicak adalah hal – hal yang harus dihindari bagi kita sebagai pemimpin atau yang memilih pemimpin. Apa dan bagaimana itu?

1   Seorang pemimpin tidak boleh bersikap individualis atau lebih mementingkan kepentingan dirinya sendiri daripadi kepentingan kelompok. Sebagaimana sifat cicak yang selalu bertarung sesamanya hanya untuk kepentingan pemenuhan kebutuhan dirinya sendiri. Sehingga cicak tidak pernah bisa hidup secara berkelompok – kelompok.

   Seorang pemimpin tidak boleh bersikap pengecut menghadapi rintangan dan bahaya yang melintang. Seperti halnya cicak yang memilih untuk lari dari bahaya atau rintangan bahkan cicak dengan mudahnya mengorbankan ekornya untuk menyelamatnya nyawanya. Fakta pada cicak ini merupakan gambaran bagi seorang pemimpin yang dengan mudah mengorbankan anak buahnya hanya untuk menyelamatkan dirinya sendiri dari bahaya yang mengancam.

Akhir kata bagaimana dengan diri kita sebagai seorang pemimpin atau sebagai orang yang lagi memilih seorang pemimpin. Apakah kita lebih memilih atau menjadi seorang pemimpin yang bermental Singa atau pemimpin yang bermental Cicak.

Thursday, 14 November 2013

DEMOCRACY IS GAMBLING

DEMOCRACY IS GAMBLING

Democracy is a system of government that heralded as a modern governance system and the best one today. The system of government is basically putting all the decisions based on the will of the people who intended to make dreams of the people most. Each of the people without any exception background have equal rights in determining the direction of government policy.

This system offers a cursory ° Based justice system. Yes, just as all people without exception have the same right to fulfill his wish. But it was the principle of justice is what backfired for the government taking this democratic system. All of a policy decision to be a kind of gambling because the end decided by voting. Any means taken to achieve the most votes. Start of ways that the legal approaches to socialization and exposure to media up on the way - illegal means such as bribery, coercion and practice and other corruption practices.

Once the decision is taken, there is always a party - a neglected minority party. Finally the aspiring our opinion in public places were taken (demonstration). Ranging from speeches, to the action - any action taken anarchist. The point there is no word in any decision ENDS policies adopted by a vote that is rooted in the democratic system. So the word democracy is Democracy is gambling.



Since the democratic system is also similar to gambling, the results of any measures and rules taken also as a gamble. The result could be good or could be bad depending on who is likely to choose and support the policy. At stake is the future of a village, a district / city, a province and even the country. So who is taking advantage of the implementation of this system, those in power and rich one is. They freely profit from this bet. Why, because the role of the They could be double that as a player and also as the bookies.

The last word : IS IT APPROPRIATE DEMOCRATIC SYSTEM STILL BEEN MAINTAINED?

Monday, 28 October 2013

SUMPAH PEMUDA YANG [TAK LAGI] BERKHARISMATIK

SUMPAH PEMUDA YANG [TAK LAGI] BERKHARISMATIK

Sumpah Pemuda merupakan pernyataan para perkumpulan dan perserikatan pemuda, pelajar serta organisasi pemuda yang berkongres pada tahun 1928. Sumpah pemuda dianggap sebagai cikal – bakal cita – cita berdirinya negara Indonesia. Dalam kongres pemuda ini pelaksanaannya bukanlah tanpa perjuangan. Banyak sekali rintangan yang dihadapi para pemuda dikala itu untuk bisa bersama – sama merumuskan cita – cita akan keinginan untuk bertanah air dan berbangsa satu. Pasalnya Kongres Pemuda II pada tahun 1928 di Gedung Kramat 106 hampir dibubarkan dinas intelijen politik Belanda, Politieke Inlichtingen Dienst (PID). Namun akhirnya pelaksanaan kongres pemuda II ini berhasil terlaksana dengan diikrarkannya tiga butir sumpah yang sampai sekarang terus diperingati dan dibacakan setiap pelaksanaan upacara peringatan Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober di tiap tahunnya.

SOEMPAH PEMOEDA

Pertama :
- KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGAKOE BERTOEMPAH DARAH JANG SATOE, TANAH AIR INDONESIA

Kedua :
- KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA, MENGAKOE BERBANGSA JANG SATOE, BANGSA INDONESIA

Ketiga :
- KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGJOENJOENG BAHASA PERSATOEAN, BAHASA INDONESIA

Djakarta, 28 Oktober 1928

Namun dalam perkembangannya saat ini, Sumpah Pemuda tidak lagi menjadi semangat yang menjiwai setiap pemuda Indonesia. Sumpah Pemuda kehilangan kharismanya untuk tetap membangun jiwa kebangsaan dan kebahasaan pemuda – pemudi Indonesia untuk berbangsa satu dan berbahasa persatuan yakni Indonesia. Sumpah Pemuda hanya untuk acara seremonial belaka.

Pemuda Indonesia telah mengingkari untuk bertumpah darah satu tanah air Indonesia dengan melegalkan perseteruan dan pertikaian antar kelompok pemuda yang berbeda. Pemuda Indonesia telah biasa berseteru antar sesamanya hanya karena untuk mempertahankan gengsi dan kebanggaan kelompok masing – masing. Pelajar – pelajar Indonesia telah terbiasa melakukan aksi tawuran antar pelajar hanya karena masalah kebanggaan terhadap sekolah masing – masing bahkan hanya untuk masalah sepele seperti perebutan cewek.

Pemuda Indonesia telah mengingkari untuk berbangsa satu bangsa Indonesia dengan tidak lagi mengidahkan kaidah – kaidah kebangsaan seperti halnya Pancasila dalam setiap tindak tanduknya. Mahasiswa – mahasiswi Indonesia dan kelompok serta organisasi pemuda lebih memilih penyaluran aspirasi melalui jalur unjuk rasa dan demo – demo yang kebanyakan lebih mengacu kepada anarkis dan mengganggu kepentingan umum dibandingkan media musyawarah untuk mencapai mufakat. Mereka lebih mendewakan azas demokrasi  ketimbang azas kebangsaan Indonesia.


Pelajar dan pemuda Indonesia telah mengganti bahasa persatuan bahasa Indonesia dengan bahasa gaul dan bahasa alay menurut versi mereka. Bahkan proses penyebaran bahasa gaul dan alay ini menjadi sangat cepat dan pesat dengan melibatkan kalangan artis muda dalam penggunaannya melalui media televisi, radio dan majalah – majalah kalangan muda. Awalnya penggunaan bahasa gaul dan alay ini hanya merupakan bahan candaan dan humor belaka namun akhirnya menjadi bahasa yang lumrah digunakan di kalangan pemuda, pelajar dan artis Indonesia.


Pengingkaran akan 3 ikrar sumpah pemuda oleh pemuda – pemudi Indonesia saat ini menjadi indikator akan sumpah pemuda yang tidak lagi berkharisma. Fenomena ini harusnya menjadi sebuah peringatan kepada kita semua dari berbagai kalangan masyarakat untuk kembali menanamkan ruh sumpah pemuda kepada pemuda dikalangan kita sesuai dengan peran serta kita dilingkungan kita masing – masing. Karena pengingkaran ini merupakan indikasi awal akan lunturnya jiwa kebangsaan pemuda Indonesia.


Friday, 11 October 2013

POLITIK KONSPIRASI EKONOMI

POLITIK KONSPIRASI EKONOMI

Ekonomi pada abad ini merupakan ilmu dan media yang mampu mempengaruhi bahkan dapat mengatur seluruh tatanan kehidupan masyarakat baik dibidang politik bahkan pada tataran keyakinan dan kebenaran. Oleh karenanya tidak salah jika Muhammad Rasulullah pada 1,5 abad yang lalu menyerukan kepada umatnya agar menjadikan dirinya sebagai umat yang mempunyai kemapanan dalam harta. Karena menurut Beliau “ umatku yang kaya akan lebih dicintai dari umatku yang miskin (dengan kadar iman yang sama)”. Oleh karena itu beliau menyerukan pula agar umatnya bersungguh – sungguh dalam urusan duniawi seakan – akan hidup di dunia untuk selama – lamanya serta bersungguh – sungguh pula dalam urusan akherat seakan – akan mati esok.

Namun apa yang terjadi saat ini? Umat Islam kebanyakan berada dalam tingkat tatanan ekonomi yang lebih rendah dibandingkan umat non Islam. Sehingga apa yang terjadi adalah umat Islam selalu bisa dipermainkan dalam konspirasi politik mereka. Umat Islam saat ini menjadi sangat mudah dipolitisir kepentingan dan keyakinannya sesuai dengan kepentingan dan keyakinan mereka umat non muslim (Kristen dan Yahudi) yang faktanya saat ini mereka kuat dan menguasai ekonomi dunia.

Upaya – upaya konspirasi mereka dari waktu ke waktu pun menjadi lebih canggih dan tersamarkan. Kalau dulu mereka mengobok – obok keyakinan dan iman saudara – saudara kita yang miskin lewat upaya pembagian sembako dan pengobatan gratis yang didalamnya ada motif pemurtadan. Namun saat ini mereka melalui media – media pemberitaan baik oleh media cetak maupun elektronik secara perlahan tapi pasti mereka mengikis iman kita dan menjauhkan diri kita dari agama.

Bahkan melalui media yang sama mereka mampu menentukan arah politik dan kepentingan negara sesuai dengan kepentingan mereka. Indonesia misalnya, negara ini selalu tidak bisa tuntas menyelesaikan kasus – kasusnya dikarenakan konspirasi mereka yang cukup kuat mencengkram negara kita. Melalui media pemberitaan, mereka mampu mengalihkan perhatian masyarakat dari suatu masalah kepada suatu masalah lain guna melindungi lakon utama kejahatan tersebut terkuak secara gamblang kehadapan publik. Yang notabene lakon utama itu mereka rekrut baik secara langsung maupun tak langsung. 

Kasus korupsi di tubuh SKK MIGAS yang melibatkan pimpinan tertingginya dengan mudah meraka alihkan perhatian masyarakat dengan kasus penembakan misterius terhadap oknum polisi. Sehingga masyarakat harus dengan terpaksa tanpa sadar harus puas dengan hasil penyidikan KPK tanpa harus tau siapa dalang terbesarnya dibalik kasus korupsi di SKK MIGAS.

Kasus yang agak lama adalah tertangkapnya ketua umum Partai Demokrat ‘Anas Urbaningrum’ karena keterlibatannya dalam kasus korupsi hambalang yang kemudian perhatian publik terhadap masalah ini dialihkan dengan kasus penyalah gunaan fasilitas lapas oleh aparat guna disewakan sebagai fasilitas penyalahgunaan narkotika dan seks bebas oleh salah seorang napi gembong narkoba.

Kasus yang lebih lama lagi adalah kasus bencana Lapindo (perusahaan milik Abu Rizal Bakrie Politikus Partai Golkar) di Sidoarjo Jawa Timur yang merampas tanah, rumah beserta harta bahkan nyawa warga di area Porong Sidoarjo. Kasus ini dialihkan dengan merekayasa kasus pembunuhan bos PT. Rajawali oleh Antazari pimpinan KPK pertama yang sampai saat ini kasusnya pun belum kelar.

Bagaimana dengan kasus – kasus yang melibatkan negara lain. Tentu saja dapat dipastikan terdapat konspirasi jahat mereka. Kita lihat saja kasus yang terjadi baru – baru ini yakni persiapan Negara Amerika gembong yahudi yang berniat menyerang negara muslim Syuriah dengan dalil akan melucuti kepemilikan senjata kimia milik barisan muslim serta campur tangan Negara Amerika dan sekutunya dalam penurunan secara paksa Presiden Mursi Pimpinan Negara Mesir oleh pihak militer Mesir yang ujung – ujungnya guna menguatkan legalitas yahudi di Palestina dan Negara Arab. Kasus – kasus tersebut dialihkan dari perhatian publik dengan menyebarkan konspirasi penarikan investasi dolar mereka di berbagai negara sehingga pada akhirnya yang terjadi adalah ketidak stabilan ekonomi atau krisis ekonomi.

Dan upaya ini ternyata sangat ampuh menimbulkan keresahan dan kepanikan dalam masyarakat. Sehingga mereka tidak lagi menyimak dan mengikuti perkembangan krisis politik di negara – negara muslim lainnya. Kita disibukkan untuk memfokuskan daya dan upaya kita guna mengatasi krisis ekonomi yang terjadi saat ini. Kita panik karena harga bahan – bahan kebutuhan hampir semuanya mengalami kenaikan harga. Kita bingung seakan – akan krisis ekonomi yang terjadi akan menjadi akhir dari segalanya.

Namun kita lupa bahwa konspirasi yang mereka lakukan tidak ubahnya sekedar tipu muslihat. Tidak ubahnya seperti permainan sulap. Semakin kita fokus pada permainan mereka maka semakin dalam pula kita larut dalam permainan mereka sehingga semakin mudah bagi mereka mempermainkan kita.

Seharusnya sebagai Umat Islam yang diwarisi Al-Qur’an dan Hadist, semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT. Karena sebaik – baiknya pembuat tipu daya adalah Allah SWT dan sebaik – baik pemberi rizki adalah Allah SWT. Kita lupa jika sunnatullah penciptaan alam ini diciptakan secara bepasang – pasangan, dimana siang diciptakan berpasangan dengan malam begitu pula dengan kekayaan maka akan selalu berpasangan dengan kemiskinan. Sehingga secara sunnatullah pihak yang kaya tidak akan bisa bertahan hidup jika tidak ada pihak yang miskin begitun pula sebaliknya. Sehingga sebenarnya masalah krisis ekonomi ini bukanlah masalah utama yang sepenuhnya memerlukan perhatian umat. Karena kenaikan harga – harga barang akibat krisis ekonomi ini akan dengan sendirinya menuju titik kestabilan yang wajar seiring dengan upaya efisiensi produksi. Karena suatu usaha produksi tidak akan sustain bila tidak adanya pasar atau konsumen yang akan membeli hasil produksi. 

Yang harus mendapat perhatian penuh seharusnya adalah motif sebenarnya dibalik upaya penyebab krisis ekonomi itu sendiri. Yakni upaya negara – negara Amerika dan Sekutunya guna menguasai negara – negara di Semenanjung ARAB serta upaya pelemahan tatanan beragaman umat Islam di negara berkembang seperti Indonesia.

Monday, 22 July 2013

DEMOKRASI “ USAHA MAKAR PADA TUHAN ”

DEMOKRASI
USAHA MAKAR PADA TUHAN 

Demokrasi merupakan sistem pemerintahan yang sangat diagung – agungkan saat ini. Pada dasarnya demokrasi merupakan sistem pemerintahan yang segala keputusannya diambil berdasarkan kehendak rakyat tanpa terkecuali. Dengan menawarkan konsep kesamaan dan kesejajaran hak pada setiap individu rakyat yang terlibat didalamnya. Serta menawarkan suatu konsep centimentil dan skeptis jika suara hati nurani rakyat merupakan suara Tuhan.
Pemahaman konsep “suara hati nurani rakyat merupakan suara Tuhan” ini sebenarnya jika kita mau merenungkannya, merupakan suatu bentuk ajakan makar manusia terhadap kewenangan dan kekuasaan TUHAN. Sehingga kita jangan pernah heran jika suatu bangsa dan negara yang mengusung asas pemerintahan demokrasi mulai banyak mengalami masalah yang mengantarkannya pada kehancuran. Sebut saja Negara Mesir salah satunya yang kepresidennya yang telah dua kali mengalami kudeta oleh pihak – pihak oposisinya.
Bagaimana dengan Indonesia ? Negara yang sangat terkenal dengan rakyatnya yang sangat mengedapankan toleransi dan sopan santun. Kita bisa mengamati bagaimana bangsa ini menjalani sistem pemerintahan demokrasi mulai sejak negara ini memprolamirkan keberadaannya pada dunia hingga sekarang yang telah dipimpin oleh 6 (enam) orang Presiden mulai dari Ir. Soekarno, Bapak Pembangunan Soeharto, Profesor ternama BJ. Habibie, Ibu Mega Yang pendiam, Kiai ternama Gus Dur dan Sosilo Bambang Yudhoyono. Pada perkembangannya bangsa Indonesia selalu dirundung masalah yang muncul dari kalangan minoritas ataupun mayoritas yang lemah yang keterwakilan suaranya kurang diperhitungkan. Masalah – masalah yang muncul diperparah lagi dengan kondisi penempatan para pemangku jabatan di negara ini yang ditetapkan lebih berdasarkan pada kesamaan pandangan politik dan kepentingan pemimpinnya dibandingkan pada dasar keahlian dan kecakapan ilmu yang dimiliki seseorang.
Kenapa hal tersebut bisa terjadi? Hal ini karena dalam pelaksanaan demokrasi dalam pemerintahan selalu mengacu pada pengambilan keputusan berdasarkan hasil voting suara terbanyak. Pada perkembangannya pengambilan voting suara terbanyak (yang dianggap sebagai suara Tuhan) mulai dibelokkan guna memuluskan kepentingan suatu golongan atau pribadi. Berbagai cara dihalalkan. Cara yang lagi trend sekarang adalah politik uang baik dalam jenis fisik uang yang sebenarnya maupun dalam jenis uang yang abstrak (janji – janji jabatan atau proyek pekerjaan).
Sehingga kehancuran – kehancuran yang terjadi maupun yang sedang berproses dalam suatu bangsa maupun negara yang berasaskan demokrasi bukanlah suatu kebetulan. Karena hal itu lebih merupakan suatu hukuman dari Tuhan karena asas Demokrasi pada dasarnya merupakan upaya makar terhada kekuasaan Tuhan dan Hukum – Hukum Tuhan sebagaimana tercantum dalam KitabNya (Alqur’an).